Minggu, 23 Maret 2025

IDENTIFIKASI PORTS LAPTOP IDEAPAD SLIM 3

 Nama : Inas Hasna Mufida

NIM : 24102012

Port apa saja yang ada pada laptop Lenovo Ideapad Slim 3 inI?


Ini adalah port yang ada pada sebelah kiri badan laptop. 


1. Port Daya (Charging) 

Pada laptop Lenovo rata-rata menggunakan port daya berbentuk bulat.  port ini digunakan untuk mengisi daya baterai laptop.

2. HDMI (High-Definition Multimedia Interface)

Berfungsi untuk menghubungkan laptop ke monitor eksternal, proyektor, atau TV. Cocok untuk presentasi, menonton film di layar lebih besar, atau menggunakan monitor tambahan untuk produktivitas lebih tinggi. Biasanya HDMI pada Lenovo IdeaPad 3 adalah versi HDMI 1.4, yang mendukung resolusi hingga 4K 30Hz atau 1080p 60Hz

3. USB-A 2.0

Kecepatan transfer data: Sekitar 480 Mbps. Umumnya digunakan untuk perangkat yang tidak membutuhkan kecepatan tinggi, seperti: Mouse dan keyboard, kabel Printer atau scanner, Dongle USB untuk wireless mouse/keyboard. Tidak ideal untuk memindahkan file besar karena kecepatan rendah.

4. USB-A 3.2 Gen 1 (Dua Port)

Kecepatan transfer data: Hingga 5 Gbps, Dapat digunakan untuk mengisi daya perangkat (charging), tetapi biasanya hanya dalam mode 5V/0.9A (daya terbatas)



Ini adalah port yang ada pada sebelah kanan badan laptop. 

1. Jack Audio 3.5mm (Headphone + Mikrofon)

Digunakan untuk menghubungkan headset, headphone, atau earphone dengan mikrofon. Mendukung audio output (suara) dan input (mikrofon) dalam satu port

2. Slot Pembaca Kartu SD (SD Card Reader)

Kecepatan tergantung pada jenis kartu SD yang digunakan. Jika menggunakan SDHC atau SDXC UHS-I, kecepatan bisa mencapai 104 MB/s. Untuk membaca kartu SD atau microSD (dengan adaptor). Biasanya digunakan oleh fotografer, videografer, atau pengguna yang sering mentransfer file dari kamera atau HP


Informatika Soepraoen Malang

https://informatika.itsk-soepraoen.ac.id/


Sabtu, 08 Maret 2025

Review Film The Social Network 2010

Nama : Inas Hasna Mufida

Kelas : A

NIM : 24102012



THE SOCIAL NETWORK 2010

The Social Network adalah film drama biografi yang dirilis pada tahun 2010, disutradarai oleh David Fincher dan ditulis oleh Aaron Sorkin. Film ini mengisahkan perjalanan awal Facebook serta berbagai konflik hukum yang melibatkan para pendirinya.

Synopsis

Film ini dimulai pada tahun 2003 dengan momen penting dalam hidup Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa Harvard yang brilian namun canggung secara sosial. Malam itu, setelah mengalami putus cinta dengan pacarnya, Erica Albright, Mark yang dipenuhi emosi melampiaskannya dengan cara yang tidak biasa. Ia kembali ke asramanya, menulis blog penuh kemarahan tentang Erica, dan dalam waktu singkat, ia juga membuat situs bernama Facemash. Situs ini memungkinkan mahasiswa Harvard untuk membandingkan foto-foto mahasiswi dan memilih siapa yang lebih menarik.

Tak butuh waktu lama sebelum Facemash menjadi viral di kampus, tetapi kesuksesan instannya juga membawa masalah. Situs itu menyebabkan gangguan pada jaringan kampus dan memicu kemarahan banyak orang. Sebagai akibatnya, Mark mendapat teguran dari pihak universitas. Namun, insiden ini juga menunjukkan keahliannya dalam pemrograman, menarik perhatian si kembar Cameron dan Tyler Winklevoss serta rekan mereka, Divya Narendra. Mereka mendekati Mark dengan ide untuk membangun jejaring sosial eksklusif untuk mahasiswa Harvard, yang mereka sebut Harvard Connection.

Meskipun Mark tampak tertarik, ia memiliki rencana lain. Bersama sahabatnya, Eduardo, ia mulai membangun situs yang berbeda sebuah platform jejaring sosial yang lebih luas dan lebih inovatif. Dengan pendanaan awal dari Eduardo, mereka meluncurkan The Facebook, sebuah situs yang awalnya hanya tersedia untuk mahasiswa Harvard, tetapi dengan cepat berkembang ke universitas-universitas lain.

Kesuksesan besar ini menarik perhatian Sean Parker, pendiri Napster, yang melihat potensi besar di Facebook. Dengan keahliannya dalam dunia startup teknologi, Sean meyakinkan Mark bahwa Facebook harus berkembang lebih jauh dan mendapatkan investor besar. Terpengaruh oleh visi ambisius Sean, Mark mulai mengambil keputusan yang menjauhkan dirinya dari Eduardo, yang sebelumnya menjadi mitra setianya.

Seiring dengan pertumbuhan Facebook, hubungan Mark dan Eduardo semakin memburuk. Eduardo yang merasa dikhianati menyadari bahwa sahamnya di perusahaan telah dilarutkan secara signifikan tanpa sepengetahuannya. Saat Eduardo marah dan menghadapi Mark di kantor Facebook, ketegangan di antara mereka mencapai puncaknya, dengan Eduardo menghancurkan laptopnya dalam ledakan emosi.

Namun, persahabatan yang retak bukan satu-satunya konsekuensi dari kesuksesan Facebook. Mark juga harus menghadapi tuntutan hukum dari saudara kembar Winklevoss, yang mengklaim bahwa Mark telah mencuri ide mereka, serta gugatan dari Eduardo, yang merasa telah disingkirkan secara tidak adil dari perusahaan yang ia bantu bangun. Film ini menggunakan alur maju-mundur antara pengembangan Facebook dan sesi deposisi hukum untuk menunjukkan bagaimana Mark terjebak dalam konflik hukum dan dilema etika.

Pada akhirnya, Mark mencapai kesuksesan luar biasa, tetapi dengan harga yang mahal. Meskipun ia menjadi salah satu miliarder termuda di dunia, film ini memberikan gambaran tentang kesepian dan isolasi yang ia rasakan. Dalam adegan terakhir, Mark duduk sendirian di depan laptopnya, mengunjungi profil Facebook Erica Albright dan mengirimkan permintaan pertemanan sebuah simbol bahwa, di balik semua pencapaiannya, ia masih mencari pengakuan dan koneksi yang lebih dalam.

The Social Network bukan hanya kisah tentang kelahiran Facebook, tetapi juga eksplorasi tentang ambisi, pengkhianatan, dan bagaimana kesuksesan bisa membawa konsekuensi yang tidak terduga. Film ini menunjukkan bahwa dalam dunia teknologi yang bergerak cepat, kemenangan tidak selalu berarti kebahagiaan.


Informatika Soepraoen Malang

https://informatika.itsk-soepraoen.ac.id/



SIPENMARU UNSU

  SISTEM PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS SUKUN Inas Hasna Mufida Selamat datang! Di halaman ini, kita bakal membahas tentang Sistem...